Emergency kit atau alat-alat bantuan dalam keadaan darurat, dalam kehidupan sehari-hari banyak dilupakan. Ini karena barangnya terlihat sepele dan banyak digunakan sehari-hari. Dan bagi masyarakat yang lingkungannya jarang terkena bencana, menganggap mubazir untuk sekedar menyediakan barang-barang ini yang tidak tiap tahun digunakan.
Secara umum, barang-barang tersebut harus mempunyai beberapa fungsi. Yaitu fungsi kebugaran dan kesehatan tubuh, pencarian pertolongan dan informasi serta keamanan. Dan barang-barang tersebut harus ditempatkan di suatu tempat yang aman dan mudah terjangkau serta diketahui oleh seluruh penghuni rumah.
Setiap anggota keluarga sebaiknya diajarkan cara menggunakan barang-barang tersebut. Beberapa barang mempunyai masa kadaluwarsa hingga perlu diawasi dan diganti setiap habis masa berlakunya. Jumlah barang sebaiknya disesuaikan dengan jumlah orang yang menggunakan dan dipersiapkan untuk jangka waktu tertentu.
Beberapa barang tersebut adalah:
1. Makanan kaleng/ suplemen dan air kemasan.
Makanan dan minuman ini sebaiknya yang siap santap dan gampang dicerna oleh tubuh. Selain mengandung karbohidrat, sebaiknya juga mengandung vitamin dan mineral. Karena mempunyai masa kadaluwarsa, harus selalu dicek keamanannya.
2. Perangkat Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).
Kotak P3K banyak dijual di toko-toko obat. Fungsinya adalah memberi pertolongan pertama jika terjadi rasa sakit pada tubuh. Isi kotak P3K standarnya adalah obat gosok, obat merah, kassa (steril dan biasa), perban dan plester. Juga kapas dan gunting. Obat-obatan ini ada masa kadaluwarsanya walaupun lama, harus selalu dicek keamanannya.
3. Pembuka tutup kaleng.
Benda ini digunakan untuk mempermudah membuka kaleng, terutama kaleng makanan. Kaleng adalah benda pelindung yang baik bagi berbagai barang yang lunak dan tidak boleh terkontaminasi udara luar.
4. Radio komunikasi.
Fungsinya terutama untuk mengetahui pemberitaan seputar bencana. Bila daerah bencana tidak bisa dijangkau dari luar daerah dan sarana telekomunikasi telepon terputus, maka radio komunikasi adalah sarana terbaik untuk mendengar dan menyampaikan informasi.
5. Telepon genggam.
Fungsinya hampir sama dengan radio komunikasi. Namun jangkauannya lebih terbatas hanya untuk daerah-daerah yang ada stasiun penghantar gelombang teleponnya. Jika stasiun penghantar gelombangnya rusak, maka telepon genggam juga tidak akan berfungsi.
6. Lampu senter.
Senter mempunyai beberapa fungsi. Selain untuk menerangi daerah yang gelap, ia juga bisa sebagai tanda minta pertolongan. Sinar lampu senter yang kuat mampu menembus hingga jarak puluhan meter. Dan jika malam hari, sinar senter sangat mudah diketahui.
7. Baterei + lampu cadangan (termasuk baterei telepon genggam).
Baterei cadangan ini berfungsi untuk memperpanjang usia radio komunikasi, telepon genggam dan senter sehingga bisa digunakan lebih lama. Sebaiknya baterei cadangan yang bagus dan tahan lama.
Lampu cadangan digunakan untuk mengganti lampu senter. Sebaiknya yang kuat namun tidak boros energi.
8. Sarung tangan.
Sarung tangan berguna untuk melindungi tangan jika terpaksa digunakan untuk mengangkat benda berat, runcing atau berbahaya. Dengan sarung tangan, kekuatan tangan akan lebih bertambah. Sebaiknya sarung tangan berbahan kuat dan tahan sobek. Kulit atau plastik yang tebal sangat dianjurkan.
9. Sepatu (dianjurkan jenis boot).
Sepatu untuk melindungi kaki dari benda-benda tajam dan berbahaya. Terutama pecahan kaca, paku atau benda tajam kecil lain yang berserakan di lantai. Sebaiknya sepatu ini berbahan kuat serta melindungi minimal sampai batas mata kaki. Sepatu boot sangat dianjurkan.
10. Masker debu.
Hampir semua keadaan bahaya pasti akan menimbulkan debu. Terkadang debu yang ditimbulkan sangat tebal hingga mengganggu bahkan merusak sistem pernapasan. Masker sangat berguna menyaring udara dan melindungi sistem pernafasan. Sebaiknya masker berbahan kuat namun nyaman, lentur dan bahannya tidak berbahaya bagi mulut dan hidung.
11. Pemadam api.
Alat pemadam api sangat berguna bila menghadapi bencana kebakaran. Sebaiknya disediakan dua jenis yaitu jenis cair untuk api yang tidak disebabkan listrik dan non cair untuk memadamkan api akibat korsleting listrik. Semua anggota keluarga dianjurkan harus bisa menggunakan alat ini.
Alat ini ada masa kadaluwarsa untuk isinya. Harus selalu diperiksa dan diganti agar bisa digunakan dengan baik. Karena bentuknya tabung yang mudah meledak, sebaiknya penyimpanannya harus hati-hati dan dijauhkan dari sumber panas.
