aku dengerin tanggal 31 Des 07 yang lagi mendung dan sepi di kantor.

Hollywood by Cranberries

I’ve got a picture in my head
In my head
It’s me and you we are in bed
We are in bed
You’ve always been there when I called
When I called
You’ve always been there most of all, all, all, all
(chorus)
This is not hollywood
Like I understood
Is not hollywood
Like, like, like
Get away, get away,
Is there anybody there?
Get away, get away,
Is there anybody there?
Get away, get away, get away, away….
I’ve got a picture in my room
In my room
I will return there I presume
It will be soon
Th
e greatest irony of all
Should do all
It’s not so glamourous at all, all, all
 

Homburg by Procol Harum

Your multilingual business friend
Has packed her bags and fled
Leaving only ash-filled ashtrays
And the lipsticked unmade bed
The mirror on reflection
Has climbed back upon the wall
For the floor she found descended
And the ceiling was too tall

Your trouser cuffs are dirty
And your shoes are laced up wrong
Youd better take off your homburg
cos your overcoat is too long
The town clock in the market square
Stands waiting for the hour
When its hands they both turn backwards
And on meeting will devour
Both themselves and also any fool
Who dares to tell the time
And the sun and moon will shatter
And the signposts cease to sign 

Immigrant Song by Led Zeppelin

Ah, ah,
We come from the land of the ice and snow,
…from the midnight sun where the hot springs blow.
The hammer of the gods
Will drive our ships to new lands,
To fight the horde, singing and crying:
Valhalla, I am coming!
On we sweep with threshing oar,
Our only goal will be the western shore.
Ah, ah,
We come from the land of the ice and snow,
….from the midnight sun where the hot springs blow.
How soft your fields so green,
Can whisper tales of gore,
Of how we calmed the tides of war.
We are your overlords.
On we sweep with threshing oar,
Our only goal will be the western shore.
So now youd better stop and rebuild all your ruins,
For peace and trust can win the day
Despite of all your losing.
 

Ode Pinggiran Jakarta by the Brandals

Intip malas terang sinar mentari
Kupaksa kepala kaki berdiri
Berat mata tutup 4 jam
Dimana kutinggal rokok-ku semalam?

Jatuh bangun kuraih sendok nasib-ku
Tak berubah sejak dua tahun yang lalu
Cekung mata kurus kerontang
Kopi mie instan kulit membalut tulang
* Tapi ku (dan kau/ tapi kau)
(Jangan) tidak pernah menyerah
Pantang (diulang) jangan tadahkan tangan
Di hati semua sama tinggi
Atas bawah akan berpindah
Nyanyikan, nyanyikan saja lagi
Suara kita akan terdengar

Terjal aspal debu Kampung Melayu
Kejar metro mini napas diburu
Bergulir roda ke timur Jakarta
Jejak kaki tinggalkan banyak cerita

Wajah letih peluh penuh guratan luka
Bergulat melawan tembok hati manusia
Tak tahan beban tagihan harus terbayar
Terjatuh, limbung, bangkit, Ayo coba!

Back To *

Keruh dalam kelam sampah air Ciliwung
Rentang tangan kaki-mu pendek terkurung
Mengais iba peluh ibu kota
Tantang nasib kapan giliran tiba

Disini banyak tercecer rongsok derita
Tak sedap bau aroma, palingkan mata
Bantar Gebang, Kebon Kacang, Prumpung,
Tanah Tinggi, Priok, Kemayoran

Biarlah Sepi by Sahara

Sejenak aku pandangi
Batas cakrawala
Sang surya pun perlahan tinggalkan bayangan
Ada setangkup rasa
Yang akan tertinggal
Dan mungkin terus tertinggal jauh disana.

Seakan aku terkunci
Tanpa dapat dan sempat bertanya.
Biarlah sepi
Mengurung diri
Dalam seribu tanya yang ada
Biarlah saja
Serangga malam menjadi temanku ..
Hari2 tetap sama
Tanpa ada yang berubah
Membuat diriku semakin kian tersudut
Walau telah ku coba
Tuk menepis semua
Namun yang ada hanya ruangan yang hampa

Seakan aku terkunci
Tanpa dapat dan sempat bertanya..

Biarlah sepi
Mengurung diri
Dalam seribu tanya yang ada
Biarkah saja
Serangga malam
Senandungkan nada indah.

Hingga ku tak kuasa merasakan semua yang ada
Biarlah waktu yang kan bicara…

Tepi Campuhan by Slank

Kulepas mata memandang
Sawah hijau membentang
Dua ekor anjing berkejar-kejaran
Menyusuri pematang… tepi Campuhan

Kulepaskan otak melayang
Ikuti semua kenyataan
Dua burung putih turun ke ladang
Mengganggu mimpi-mimpiku
Tepi Campuhan aku sendiri
Menahan hening redup senja ini
Tepi Campuhan aku menyepi
Menahan dingin kabut senja ini
Di sini aku sendiri
Di siniku saat ini nikmati sepi

Hujan turun tak juga berhenti
Halangi sunset yang kunanti
Sepasang capung menginjakkan kaki di kali
Lalu terbang dan hinggap di bunga

Sembunyi diriku dalam pelukan alam
Hindari semua kenyataan
Menggigil tubuhku sadari alam
Di sini aku kecil dan tak berarti 

Pinggiran kota besar by Iwan Fals

Pinggiran kota besar
Nafasmu makin bingar
Kudengar dari sini
Bagai nyanyiannya oh

Cerobong asap pabrik
Berlomba ludahi langit
Barisan mobil besar
Gelisah angkut barang
Ada kabar engkau tuli

Pinggiran kota besar
Kulihat tidur mendengkur
Diranjang banyak orang
Peduli kau bermimpi

Selagi cukup nyenyak
Asiknya buang kotoran
Lukai hari kami
Cemari hati ini

Ada kabar engkau buta

Sungai kotor bau dan beracun
Penuh limbah kimia
Kita mandi mencuci disana
Lihatlah lihatlah

Ikan ikan pergi atau mati
Tak kulihat yang pasti
Kau yang tidur bangunlah segera
Lihatlah lihatlah

Telanjang anak kecil
Berenang disungai kotor
Tertawa riang bercanda
Sambil menggaruk koreng

Pinggiran kota besar
Merasa tidur terganggu
Beranjak dari ranjang
Tutup pintu jendela
Nutup pintu jendela

Sungai kotor bau dan beracun
Penuh limbah kimia
Kita mandi mencuci disana
Lihatlah lihatlah

Ikan ikan pergi atau mati
Tak kulihat yang pasti
Kau yang tidur bangunlah segera
Lihatlah lihatlah

Hitam kaliku
Hitam legam hatiku
Legam hariku
Legam hitam kaliku

Berkacalah Jakarta by Iwan Fals

Langkahmu cepat seperti terburu
Berlomba dengan waktu
Apa yang kau cari belumkah kau dapati
Diangkuh gedung gedung tinggi

Riuh pesta pora sahabat sejati
Yang hampir selalu saja ada
Isyaratkan enyahlah pribadi

Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
Mengejek langkah kura kura
Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
Atau itu ulahmu kota

Ramaikan mimpi indah penghuni

Jangan kau paksakan untuk berlari
Angkuhmu tak peduli
Luka di kaki

Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
Bila luka di kaki belum terobati
Berkacalah Jakarta

Lari kota Jakarta lupa kaki yang luka
Mengejek langkah kura kura
Ingin sesuatu tak ingat bebanmu
Atau itu ulahmu kota

Ramaikan mimpi indah penghuni

Jangan kau paksakan untuk berlari
Angkuhmu tak peduli
Luka di kaki

Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari
Bila luka di kaki belum terobati
Berkacalah Jakarta 

Aerial by System of a Down

Life is a waterfall,
We’re one in the river,
And one again after the fall.

Swimming through the void
We hear the word,
We lost ourselves,
But we find it all?
Cause we are the ones that want to play,
Always want to go,
But you never want to stay,

And we are the ones that want to chose,
Always want to play,
But you never want to lose.

Aerials, in the sky,
When you lose small mind,
You free your life.

Life is a waterfall,
We drink from the river,
Then we turn around and put up our walls.

Swimming through the void
We hear the word,
We lost ourselves,
But we find it all?

Cause we are the ones that want to play,
Always want to go,
But you never want to stay,

And we are the ones that want to chose,
Always want to play,
But you never want to lose.

Aerials, in the sky,
When you lose small mind,
You free your life.
Aerials, so up high,
When you free your eyes,
Eternal prize.
Aerials, in the sky,
When you lose small mind,
You free your life.
Aerials, so up high,
When you free your eyes,
Eternal prize. 

Lagu dua by Hijau (Iwan Fals dkk)

jakarta sudah habis
musim kemarau api
musik penghujan banjir
jakarta tidak bersahabat
api dan airnya bencana
entah karena kebodohan, kecerobohan, atau keserakahan
jakarta sudah habis
di atasnya berdiri bangunan bangunan industri
di sekitar bangunan bangunan itu
bangunin bangunin memproduksi belatung
jakarta sudah habis
warna tanahnya merah kecoklat-coklatan
mirip dengan darah, mirip dengan api
mirip dengan air mata
tanah jakarta sedang gelisah
jangan lagi dibuat marah
tanah jakarta sedang gelisah……..
jangan lagi dibuat marah………
jakarta sudah habis
di jalan-jalan marah (di jalan marah-marah)
di rumah-rumah marah (di rumah marah-marah)
apa enaknya?
jakarta sudah habis
40 % rakyatnya beli air dari PAM
sisanya gali sendiri
persoalannya… gali pakai apa?
tentu saja gali pakai duit
duitnya terbuat dari air mata….. asli
jakarta sudah habis
sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri
karena air mata kita adalah air kehidupan…

jakarta sudah habis
tetapi indonesia bukan hanya jakarta
jakarta……
cuma enak buat cari duit
nah, kalau duit sudah punya…
hijrah saja !

Chop Suey by System of a Down

wake up
(wake up)
grab a brush and put on a little make up
hide the scars to fade away the shakeup
(hide the scars to fade away the shakeup)
why’d you leave the keys up on the table
here you go create another fable
you wanted to
grab a brush and put on a little makeup
you wanted to
hide the scars to fade away the shakeup
you wanted to
why’d you leave the keys up on the table
you wanted to
why i dont think you trust in my self righteous suicide
i cry when angels deserve to die
wake up
(wake up)
grab a brush and put on a little make up
hide the scars to fade away the shakeup
(hide the scars to fade away the shakeup)
why’d you leave the keys up on the table
here you go create another fable
you wanted to
grab a brush and put on a little makeup
you wanted to
hide the scars to fade away the shakeup
you wanted to
why’d you leave the keys up on the table
you wanted to
why i dont think you trust in my self righteous suicide
i cry when angels deserve to die
in my self righteous suicide
i cry when angels deserve to die
Cry no more
cry no more
cry no more
cry no more
Father, into your hands ,i commend my spirit
Father, into your hands ,why have you forsaken me
in your eyes forsaken me
in your thoughts forsaken me
in your heart forsaken me ohh
trust in my self righteous suicide
i cry when angels deserve to die
in my self righteous suicide
i cry when angels deserve to die

7 Tanggapan to “lirik lagu”

  1. Pras'68 Says:

    The Rock Feat Ahmad Dani – Munajat Cinta
    Malam ini kusendiri
    tak ada yang menemani
    Seperti malam malam
    yang sudah sudah

    Hati ini selalu sepi
    tak ada yang menghiasi
    Seperti cinta ini
    yang slalu pupus

    Reff: Tuhan kirimkanlah aku
    kekasih yang baik hati
    Yang mencintai aku
    apa adanya…

    Mawar ini semakin layu
    tak ada yang memiliki
    Seperti aku ini
    semakin pupus…

  2. Pras'68 Says:

    Sajadah panjang (Bimbo)
    Intro : Am Dm E7 Am F C G E7

    Am Dm Am C Am Em E7
    ada sajadah panjang terbentang, dari kaki buaian

    Am E7 F C Am Em/D7 E7
    sampai ke tepi kuburan hamba, kuburan hamba bila mati

    Am Dm Am C Am Em E7
    ada sajadah panjang terbentang, hamba tunduk dan sujud

    Am E7 F C Am Em/D7 E7
    diatas sajadah yang panjang ini, diselingi sekedar interupsi

    C G G7 C Am D7 E7
    mencari rezeki mencari ilmu, mengukur jalanan seharian

    C G G7 C Am D7 E7
    begitu terdengar suara adzan, kembali tersungkur hamba

    Am Dm Am C Am Em E7
    ada sajadah panjang terbentang, hamba tunduk dan rukuk

    Am E7 F C
    hamba sujud tak lepas kening hamba,

    Am E7 Am
    mengingat Dikau sepenuhnya

  3. Pras'68 Says:

    Ketahuan (Matta Band)

    Intro : Am
    Am F G E 2x

    Am
    Dari awal aku tak pernah
    F
    percaya kata-katamu
    G
    karena aku hanya melihat
    E
    semua dari parasmu

    Am
    Terlanjur (Terakhir?) kau bilang padaku
    F
    Kau tak akan pernah selingkuh
    G
    Tetapi ternyata dirimu
    E
    bermain di belakangku

    F
    Saat ku melihatmu
    C
    kau sedang bermesraan
    Dm E
    Dengan seorang yang ku kenal

    Am F G E Am
    Oo..Oo.. Kamu ketahuan pacaran lagi
    F G E Am
    Dengan dirinya teman baikku

    Int. Am F G E 2x

    Am F G
    Tapi tak mengapa
    E Am
    aku tak heran
    F G E Am
    Karena dirimu cinta sesaatku

  4. Pras'68 Says:

    Patah Hati Radja
    Intro: D C (6x)
    D G D
    Kau sering pergi tinggalkan aku
    G D
    Ku juga suka meninggalkanmu
    G D
    Lama-lama kau dan aku menjauh
    A Bm
    Hati bagai air dan api yang tak bisa menyatu
    G A
    Akhirnya cinta putus lagi
    D G D
    (*) Mencari-cari cinta yang pasti
    G D
    Mungkin tak semudah yang kau alami
    G D
    Cinta sejati datang dan pergi
    A
    Cinta bisa kemana saja
    Bm
    Yang mungkin dia sukai
    G A
    Yang ditinggalkan patah hati
    G D
    Reff: Bukannya aku tak takut mati
    Em A
    Hanya kar’na sering patah hati
    G D
    Yang aku takut bila patah hati
    Em A
    Engkau nekad, lalu bunuh diri
    Interlude: D C D C
    Kembali ke: (*), Reff (2X)
    Int: D Bb F C G A Bb F Gm A Kembali ke: Reff

  5. Pras'68 Says:

    Kekasih Gelapku Ungu

    Ku mencintaimu, lebih dari apapun
    Meskipun tiada satu orang pun yang tahu
    Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku
    Meskipun engkau hanya kekasih gelapku…

    Ku tahu ku takkan selalu ada untukmu
    Disaat engkau merindukan diriku
    Ku tahu ku takkan bisa memberikanmu waktu
    Yang panjang dalam hidupku

    Yakinlah bahwa engkau adalah cintaku
    Yang ku cari selama ini dalam hidupku
    Dan hanya padamu ku berikan sisa cintaku
    Yang panjang dalam hidupku…

    Ku mencintaimu, lebih dari apapun
    Meskipun tiada satu orang pun yang tahu
    Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku
    Meskipun engkau hanya kekasih gelapku…

    Ku mencintaimu, lebih dari apapun
    Meskipun tiada satu orang pun yang tahu
    Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku
    Meskipun engkau hanya kekasih gelapku…

    Ku mencintaimu, lebih dari apapun
    Meskipun tiada satu orang pun yang tahu
    Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku
    Meskipun engkau hanya kekasih gelapku…

  6. gatotr Says:

    hehehe… trim om Prast..
    ini blognya juga buatnya agak males-malesan. awalnya pengen buat blog buat anak saya, tapi kok rasanya terlalu pribadi, belum berani untuk “open saja” seperti katanya Republik Mimpi.
    jadi…ya akhirnya buat blog yang bisa untuk diskusi saja, terutama dengan diri sendiri.

    selamat tahun baru Oom!!

  7. Djarot Says:

    Ikut kirim lagu ah..

    Ayat-Ayat Cinta
    (Vokal: Rossa, Ciptaan: Melly & Anto Hoed)

    Desir pasir di padang tandus
    Segersang pemikiran hati
    Terkisah ku di antara cinta yang ruhwi
    Bila keyakinanku datang
    Kasih bukan sekadar cinta
    Pengorbanan cinta yang agung kupertaruhkan

    Maafkan bila ku tak sempurna
    Cinta ini tak mungkin ku cegah
    Ayat-ayat cinta bercerita
    Cintaku padamu
    Bila bahagia mulai menyentuh
    Seakan ku bisa hidup lebih lama
    Namun harus kutinggalkan cinta
    Ketika ku bersujud

    Bila keyakinanku datang
    Kasih bukan sekedar cinta
    Pengorbanan cinta yang agung Kupertaruhkan
    Maafkan bila ku tak sempurna

    Cinta ini tak mungkin ku cegah
    Ayat-ayat cinta bercerita
    Cintaku padamu
    Bila bahagia mulai menyentuh
    Seakan ku bisa hidup lebih lama
    Namun harus kutinggalkan cinta
    Ketika ku bersujud

Tinggalkan Balasan